Sweet Sweet Way Sweet Sweet Way
/home / politik & ekonomi / Mitt Romney Sebut Pemimpin Usia 80...
POLITIK & EKONOMI

Mitt Romney Sebut Pemimpin Usia 80 Tahun Tidak Boleh Pimpin Dunia

Mantan Senator Amerika Serikat Mitt Romney memberikan pernyataan mengenai batasan usia pemimpin politik

Mantan Senator Amerika Serikat Mitt Romney memberikan pernyataan mengenai batasan usia pemimpin politik

Mantan Senator Mitt Romney dari Partai Republik asal Utah memberikan dukungan penuh terhadap tuntutan para pemilih di seluruh Amerika Serikat yang menginginkan generasi pemimpin politik yang lebih muda. Pandangan tegas tersebut disampaikannya dalam sebuah wawancara terbaru yang dirilis pada hari Rabu.

"Saya pada dasarnya berpikir orang-orang yang berusia 80 tahun ke atas benar-benar tidak boleh memimpin dunia atau memimpin negara," ujar Mitt Romney saat berbicara kepada Deseret News.

Berdasarkan argumennya, Mitt Romney mengutip penelitian ilmiah tentang penurunan kapasitas otak yang terjadi seiring bertambahnya usia. Ia merujuk pada buku berjudul "The Body" karya jurnalis terkenal Bill Bryson untuk memperkuat pandangannya mengenai batasan usia bagi para pemimpin dunia.

"Dia menunjukkan bahwa otak manusia menyusut sebanyak 20 persen pada saat Anda mencapai usia 80 tahun," kata Mitt Romney yang juga merupakan mantan Gubernur Massachusetts tersebut saat menjelaskan isi buku Bill Bryson.

Komentar tersebut terlontar setelah Mitt Romney menerima pertanyaan bernada gurauan dari McKay Coppins, jurnalis The Atlantic sekaligus pembawa acara siniar "Deseret Views", tentang kemungkinan dirinya kembali maju dalam pemilihan presiden. Mitt Romney tercatat pernah bertarung dalam pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 2008 dan 2012.

"Kenyataannya adalah, tentu saja, saya akan senang melakukannya lagi, dan kali ini saya mungkin bisa melakukannya dengan benar, Anda tahu? Kesempatan ketiga adalah keberuntungan," tutur Mitt Romney sambil tertawa menanggapi pertanyaan tersebut.

Menurut catatan politik Amerika Serikat, isu usia lanjut telah menjadi perhatian besar bagi publik. Baik Presiden Donald Trump maupun mantan Presiden Joe Biden sempat menghadapi keraguan serius dari para pemilih pada masa kampanye tahun 2024 terkait kemampuan mereka dalam menjalankan tugas di Sayap Barat Gedung Putih karena faktor usia.

Tuntutan yang kuat untuk kepemimpinan yang lebih muda dari kubu Partai Demokrat bahkan memaksa Joe Biden membatalkan pencalonannya kembali setelah penampilan debat yang dinilai buruk. Joe Biden kemudian memberikan dukungan kepada Kamala Harris yang saat itu berusia 60 tahun untuk maju menggantikan posisinya.

Di sisi lain, Donald Trump menjadi presiden tertua yang menjabat selama masa jabatan keduanya. Donald Trump baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-80 bulan lalu dengan menyaksikan pertandingan UFC di Gedung Putih, meskipun ia terus menghadapi pertanyaan mengenai kondisi kesehatannya.

Presiden Donald Trump sendiri tetap menegaskan bahwa kondisi kesehatannya berada dalam status prima setelah menjalani pemeriksaan medis terakhir pada bulan Mei lalu. "Semuanya diperiksa dengan SANGAT SEMPURNA!" klaim Donald Trump menyusul serangkaian tes fisik dan kognitif di Walter Reed Medical Center.

Topics
#mitt_romney #amerika_serikat #donald_trump #joe_biden #pemilu_as #politik_internasional
Tim Jurnalis Profesional Sweet Sweet Way

Redaksi Sweet Sweet Way terdiri dari jurnalis profesional dan berpengalaman yang berdedikasi menyajikan informasi akurat dan terkini dari berbagai bidang. Berbasis di Salatiga, Jawa Tengah, kami hadir sebagai sumber berita terlengkap untuk masyarakat Indonesia. Tim kami bekerja keras untuk memastikan setiap berita yang kami publikasikan valid, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kode etik jurnalisme. Dengan mengedepankan prinsip keberimbangan dan objektivitas, kami berkomitmen menjadi portal berita terpercaya di Indonesia.