Arsenal Penyebab Kegagalan Inggris di Piala Dunia
Taktik bertahan Thomas Tuchel saat Inggris menghadapi Argentina di Piala Dunia menuai kritik karena dianggap gagal meniru kedisiplinan Arsenal.
Kekalahan Timnas Inggris dari Argentina di semifinal Piala Dunia
Ilusi Bertahan Mudah ala Arsenal
Banyak pihak menilai Thomas Tuchel terjebak oleh ilusi pertahanan kuat Arsenal di kompetisi domestik. Arsenal musim lalu memang sangat konsisten dalam mempertahankan keunggulan 1-0 hingga laga usai.
Namun, strategi Mikel Arteta di Arsenal tidak sekadar menumpuk bek di area pertahanan sendiri. Arteta lebih memilih memperkuat lini tengah dan menjaga penguasaan bola untuk meredam serangan lawan.
Inggris justru melakukan hal sebaliknya saat menghadapi gempuran penyerang kelas dunia milik Argentina. Tuchel melakukan pergantian pemain yang sangat reaktif dan defensif setelah unggul terlebih dahulu.
Kritik Tajam untuk Taktik Penakut
Keputusan menarik keluar Anthony Gordon dianggap sebagai kesalahan fatal dari Tuchel dalam laga tersebut. Kehilangan Gordon membuat lini serang Inggris kehilangan kecepatan untuk mengancam bek Argentina.
Pengamat menilai Inggris tampil ketakutan dan kehilangan kepercayaan diri setelah mencetak gol pertama. Pola permainan berubah total menjadi kepasrahan yang memudahkan Argentina menguasai jalannya pertandingan.
Lini belakang Inggris yang diperkuat empat bek tengah justru terlihat bingung menjaga ruang. Akibatnya, Lionel Messi dan kolega leluasa mengirimkan umpan berbahaya ke dalam kotak penalti.
Bayang-bayang Kegagalan Era Gareth Southgate
Pendukung Inggris kini mulai membandingkan gaya permainan Tuchel dengan mantan manajer Gareth Southgate. Taktik Tuchel dalam laga krusial ini dinilai sebagai tiruan buruk dari pendekatan pragmatis Southgate.
Publik kini menuntut Tuchel untuk segera berbenah menjelang kompetisi UEFA Nations League mendatang. Mantan pelatih Chelsea tersebut harus membuktikan kapasitasnya dalam membangun sistem permainan yang dominan.