20 July 2026 Spanyol

Atletico Madrid Tolak Jual Julian Alvarez Bikin Man City Gigit Jari

Atletico Madrid secara tegas menolak menjual Julian Alvarez meskipun ada tawaran sebesar Rp3,6 triliun dari klub-klub pesaing.

Julian Alvarez beraksi di lapangan hijau mengenakan kostum Atletico Madrid.

Julian Alvarez beraksi di lapangan hijau mengenakan kostum Atletico Madrid.

menegaskan tidak akan menjual penyerang andalan mereka Julian Alvarez pada bursa transfer musim panas ini. Sikap keras klub Spanyol tersebut mengancam potensi keuntungan transfer tambahan bagi .

Man City Incar Bonus Klausul Penjualan

sebelumnya menyertakan klausul penjualan sebesar 10% dari keuntungan saat melepas Alvarez ke Atletico pada 2023 lalu. Kesepakatan awal transfer sang pemain sendiri mencapai nilai lebih dari £81 juta.

City berpotensi mengantongi dana segar hingga £8 juta jika Atletico menjual Alvarez seharga £160 juta. Namun, rencana tersebut kini terancam batal karena Atletico enggan melepas sang penyerang.

Sikap Tegas CEO Atletico Madrid

CEO Miguel Angel Gil menegaskan pihak klub tidak akan menjual sang striker dengan harga berapa pun. Pernyataan resmi ini disampaikan langsung untuk menanggapi minat dari dan .

Gil menyampaikan pesan tegas kepada publik melalui media resmi klub. Pihaknya mengaku, "Jawaban kami tidak terbatas. Kami tidak ingin mentransfernya, kami tidak akan menerima tawaran €100 juta, €150 juta, atau €200 juta."

Alvarez Jadi Komoditas Panas Eropa

Performa impresif pemain berusia 26 tahun tersebut membuat namanya terus melambung di kancah sepak bola Eropa. Alvarez juga menjadi pilar kunci tim nasional Argentina di level internasional.

Meski sang pemain dikabarkan tertarik mencari tantangan baru, Atletico tetap bersikeras mempertahankan jasanya. Klub menilai Alvarez sebagai sosok penyerang paling sempurna untuk taktik mereka saat ini.

Agustin Geny Farhana
Agustin Geny Farhana
Jurnalis sepak bola dengan pengalaman lebih dari 8 tahun meliput pertandingan liga nasional dan jadwal pertandingan. Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia.