Girondins de Bordeaux Degradasi, Christophe Dugarry Ngamuk
Mantan striker Prancis Christophe Dugarry meluapkan kemarahan besar setelah Bordeaux resmi dikeluarkan dari kompetisi nasional akibat masalah keuangan.
Ekspresi kekecewaan legenda sepak bola Prancis Christophe Dugarry terkait nasib tragis klub Girondins de Bordeaux
Kemarahan Besar Sang Legenda
Mantan penyerang Bordeaux Christophe Dugarry tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya yang mendalam. Ia mengecam keras jajaran manajemen dan investor yang dianggap telah menghancurkan klub masa kecilnya tersebut.
Dugarry meluapkan kekesalannya dalam siaran program radio Rothen senflamme. Ia menilai kehancuran Bordeaux merupakan dampak nyata dari tata kelola bisnis sepak bola yang buruk dalam beberapa tahun terakhir.
Dugarry menegaskan, "Kami menyaksikan pesta orang-orang tidak kompeten, pencuri, dan pembohong. Semuanya berbohong dan ini sangat tidak tertahankan." Menurutnya, para pekerja dan suporter setia menjadi pihak yang paling dirugikan dari situasi ini.
Krisis Finansial Menahun Bordeaux
Klub berusia seratus tahun lebih ini terus mengalami kemerosotan prestasi sejak diambil alih oleh pengusaha Gerard Lopez pada tahun 2021. Bordeaux sempat terlempar ke Ligue 2 sebelum akhirnya kehilangan status profesional dan turun ke kasta amatir (N2) pada tahun 2024.
DNCG kini masih menuntut dana segar sebesar 10 juta euro untuk menutup anggaran musim 2025-2026 dan mendanai musim 2026-2027. Manajemen Bordeaux awalnya berharap pada suntikan dana dari firma Sparta Capital, namun negosiasi tersebut dilaporkan kandas di tengah jalan.
Harapan Bangkit dari Kasta Amatir
Meski kondisi klub sangat memprihatinkan, Dugarry tetap optimistis Bordeaux bisa membangun ulang kejayaan mereka dari bawah. Ia mencontohkan langkah sukses Strasbourg yang mampu merangkak naik kembali setelah sempat bangkrut dan terlempar ke divisi amatir.
Mantan pemain AC Milan ini juga mendesak pemilik klub saat ini untuk segera angkat kaki. Ia menegaskan suporter lebih memilih mendukung Bordeaux di divisi terendah daripada mempertahankan jajaran manajemen yang ada saat ini.
Akankah perombakan total manajemen mampu menyelamatkan masa depan Girondins de Bordeaux dari kehancuran total? Ataukah klub bersejarah ini akan tenggelam selamanya di kompetisi amatir Prancis?