Mattia Liberali Resmi Gabung Como 1907, Tolak Pulang ke AC Milan
Como 1907 resmi mendatangkan Mattia Liberali dari Catanzaro senilai Rp107 miliar setelah sang pemain menolak tawaran kembali ke AC Milan.
Gelandang kreatif baru Como Mattia Liberali saat berlaga membela tim nasional muda Italia di lapangan
Alasan Pilih Como dan Cesc Fabregas
Liberali merasa sangat bahagia bisa memulai petualangan baru bersama Como musim ini. Pemain berumur 19 tahun itu mengaku sangat menyukai filosofi permainan klub yang disampaikan langsung oleh pelatih. Dia sudah tidak sabar untuk segera merumput di Stadion Sinigaglia dan menyapa para suporter setianya.
Liberali berkata, "Ini adalah sensasi nyata untuk bisa memulai perjalanan saya di Como." Dia menambahkan, "Saya sangat ingin berkembang dan meningkatkan diri, dan saya menemukan banyak kesamaan pandangan dengan klub dalam hal ini. Saya juga sudah berbicara dengan manajer, dan saya pikir filosofi bermainnya sangat cocok untuk saya."
Tolak Rayuan Rossoneri untuk Pulang
AC Milan sebenarnya mencoba merayu produk akademinya tersebut untuk kembali ke San Siro musim ini. Rossoneri hanya perlu membayar setengah dari klausul rilis yaitu Rp53 miliar atau 3m euro karena klausul khusus. Namun, Liberali menolak opsi tersebut karena frustrasi dengan minimnya jaminan menit bermain di tim senior Milan.
Klub promosi Como memberikan tawaran proyek jangka panjang yang jauh lebih menjanjikan untuk masa depannya. Pelatih Como Cesc Fabregas meyakinkan Liberali bahwa sang pemain akan menjadi pilar penting taktiknya. Manajemen Como mengikat gelandang kreatif ini dengan kontrak jangka panjang hingga Juni 2031.
Pujian Fabregas untuk Bakat Liberali
Cesc Fabregas melemparkan pujian tinggi terhadap kualitas teknis yang dimiliki oleh rekrutan barunya itu. Fabregas menilai Liberali memiliki kemampuan luar biasa dalam menguasai bola dan bergerak di ruang sempit. Kehadirannya diprediksi akan menambah daya gedor lini serang Como secara signifikan.
Fabregas menegaskan, "Mattia adalah pemain kreatif dengan kemampuan teknis yang sangat baik dan kepercayaan diri dalam penguasaan bola." Dia melanjutkan, "Dia bisa beroperasi di ruang sempit, menciptakan peluang, dan berkontribusi di sepertiga akhir lapangan. Kami percaya kualitasnya cocok dengan gaya kami."
Performa apik bersama Catanzaro kini membawa Liberali naik kelas ke kompetisi tertinggi Italia. Apakah polesan tangan dingin Cesc Fabregas mampu mengubah gelandang muda ini menjadi bintang baru Serie A? Bagaimana pembuktian Liberali di hadapan publik Como pada pertandingan pembuka nanti?