Bos PSSI Yordania Serang FIFA dan Tuding Gianni Infantino Lakukan Pemerasan
Pangeran Ali bin al-Hussein menuduh Presiden FIFA Gianni Infantino melakukan pemerasan untuk mendulang dukungan suara dalam pemilihan.
Kritik Keras Terhadap Kebijakan FIFA
Pangeran Ali mengungkap sejumlah masalah pelik yang dihadapi timnas Yordania selama tampil di Piala Dunia. Negara tersebut harus menghadapi kendala visa suporter hingga beban pajak pemerintah Amerika Serikat.
Yordania juga menuntut kejelasan pembayaran hadiah uang tunai dari FIFA. Hak finansial tersebut tertahan sejak bulan Desember lalu akibat birokrasi internal yang lambat.
Tudingan Pemerasan Pemilihan Presiden
Pangeran Ali menegaskan bahwa pihak FIFA menolak membantu penyelesaian masalah federasi Yordania. Bantuan tersebut baru akan diberikan jika ia memberikan dukungan suara bagi pencalonan Gianni Infantino.
Tawaran terselubung itu langsung ditolak mentah-mentah oleh pihak Yordania. Mereka memilih menjunjung tinggi nilai etika ketimbang tunduk pada tekanan politik.
Tekanan Internal Meningkat
Tudingan serius ini menambah daftar panjang tekanan internal yang mendera tubuh FIFA. Sejumlah pejabat tinggi sebelumnya juga telah menyuarakan kritik terhadap kepemimpinan saat ini.
Krisis tata kelola organisasi kini semakin terbuka di tengah persiapan berbagai agenda turnamen besar. Para petinggi Sepak Bola global menghadapi tuntutan reformasi yang lebih transparan.