Alasan Pemain Meksiko Sepi Peminat Eropa Usai Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Meksiko sepi transfer ke klub Eropa meski tampil cemerlang di Piala Dunia 2026 akibat harga tinggi.
Harga Tinggi Jadi Penghalang Utama
Klub Liga MX memasang harga transfer yang sangat tinggi untuk pemain lokal mereka. Kondisi ini membuat klub Eropa enggan mengambil risiko membeli talenta asal Meksiko.
Mantan bek kanan Meksiko, Paul Aguilar, menilai banderol harga mahal selalu menghambat negosiasi transfer ke luar negeri. "Itu selalu menghambat negosiasi bagi pemain yang ingin pindah ke luar negeri," ujar Aguilar.
Arturo Villanueva menambahkan bahwa klub lokal menetapkan harga selangit bagi pemainnya. Tawaran besar dari klub benua Amerika juga membuat pemain lebih memilih pulang.
Kurangnya Reputasi Pasar Pemain
Meksiko dinilai masih kalah bersaing dalam hal kredibilitas pasar pemain jika dibandingkan dengan Brasil atau Argentina. Legenda Meksiko, Carlos Hermosillo, menyatakan banyak pemain pergi ke Eropa namun gagal bersaing.
"Banyak pemain Meksiko pergi ke luar negeri tetapi kembali tanpa sempat membangun diri mereka," kata mantan pemain Cruz Azul tersebut. Hal ini membuat klub Eropa meragukan kualitas talenta baru dari Meksiko.
Faktor Usia Debutan Liga Domestik
Klub Eropa umumnya memburu pemain bertalenta di bawah usia 23 tahun untuk pengembangan jangka panjang. Eduardo de la Torre menyebut pemain muda Meksiko baru mendapatkan debut di tim utama pada usia yang relatif terlambat.
Pemain berbakat seperti Erik Lira gagal menarik minat klub Eropa karena faktor usia yang kini menginjak 26 tahun. Situasi ini menuntut klub lokal untuk lebih berani menurunkan pemain usia belia.