27 July 2026 Internasional

Alasan Pemain Meksiko Sepi Peminat Eropa Usai Piala Dunia 2026

Pemain Timnas Meksiko sepi transfer ke klub Eropa meski tampil cemerlang di Piala Dunia 2026 akibat harga tinggi.

Timnas tampil impresif dan melaju hingga babak 16 besar sebelum disingkirkan Inggris. Namun, belum ada satupun pemain yang direkrut klub usai turnamen tersebut.

Harga Tinggi Jadi Penghalang Utama

Klub memasang harga transfer yang sangat tinggi untuk pemain lokal mereka. Kondisi ini membuat klub Eropa enggan mengambil risiko membeli talenta asal .

Mantan bek kanan , Paul Aguilar, menilai banderol harga mahal selalu menghambat negosiasi transfer ke luar negeri. "Itu selalu menghambat negosiasi bagi pemain yang ingin pindah ke luar negeri," ujar Aguilar.

Arturo Villanueva menambahkan bahwa klub lokal menetapkan harga selangit bagi pemainnya. Tawaran besar dari klub benua Amerika juga membuat pemain lebih memilih pulang.

Kurangnya Reputasi Pasar Pemain

dinilai masih kalah bersaing dalam hal kredibilitas pasar pemain jika dibandingkan dengan Brasil atau Argentina. Legenda , Carlos Hermosillo, menyatakan banyak pemain pergi ke namun gagal bersaing.

"Banyak pemain pergi ke luar negeri tetapi kembali tanpa sempat membangun diri mereka," kata mantan pemain Cruz Azul tersebut. Hal ini membuat klub Eropa meragukan kualitas talenta baru dari .

Faktor Usia Debutan Liga Domestik

Klub umumnya memburu pemain bertalenta di bawah usia 23 tahun untuk pengembangan jangka panjang. Eduardo de la Torre menyebut pemain muda baru mendapatkan debut di tim utama pada usia yang relatif terlambat.

Pemain berbakat seperti Erik Lira gagal menarik minat klub karena faktor usia yang kini menginjak 26 tahun. Situasi ini menuntut klub lokal untuk lebih berani menurunkan pemain usia belia.

Hamidah Setiawan
Hamidah Setiawan
Wartawan sepak bola dan transfer yang telah meliput berbagai ajang turnamen sepak bola nasional dan internasional. Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran.