05 August 2026 Internasional

Aksi Pussy Riot di Final Piala Dunia 2018

Nika Nikulshina, anggota Pussy Riot, mengenang aksinya menerobos final Piala Dunia 2018 demi menentang rezim Vladimir Poutine di Rusia.

berlari ke tengah lapangan Stadion Loujniki di Moskow pada 15 Juli 2018. Aksi tersebut menghentikan sejenak laga final Piala Dunia antara Prancis dan Kroasia untuk memprotes rezim .

Aksi Protes di Final Piala Dunia

bersama tiga rekan aktivisnya mengenakan atribut seragam polisi Rusia saat memasuki lapangan pertandingan. Mereka memanfaatkan panggung global turnamen tersebut untuk menyuarakan perlawanan terhadap sistem politik negara mereka.

Aksi nekat itu langsung menarik perhatian jutaan pasang mata di seluruh dunia yang sedang menyaksikan pertandingan puncak. Nika bahkan sempat menyempatkan diri untuk menyapa bintang muda Kylian Mbappé sebelum akhirnya digelandang aparat keamanan.

Dampak dan Konsekuensi Politik

Protes tersebut memicu kemarahan aparat keamanan yang langsung menangkap para pelaku di dalam stadion. Nika harus menghadapi serangkaian intimidasi, penahanan, hingga akhirnya memilih jalan hidup di dalam pengasingan demi keselamatan dirinya.

Kehidupan Nika setelah peristiwa tersebut berubah drastis akibat tekanan politik yang terus menerus dari pemerintah setempat. Ia menceritakan bagaimana perjuangan melawan penindasan di harus dibayar dengan harga yang sangat mahal.

Pertemuan dan Kenangan di Paris

Pertemuan dengan Nika terjadi di Kota Paris saat cuaca sedang dilanda hujan deras di musim semi. Suasana tersebut mengingatkannya kembali pada guyuran air hujan yang membasahi Stadion Loujniki pada hari final tahun 2018 silam.

Ia sempat merasa skeptis ketika diajak mengenang kembali peristiwa bersejarah yang mengubah jalan hidupnya secara total. Namun, ia tetap bersedia membagikan kisah perjuangan panjangnya melawan ketidakadilan di tanah airnya.

Hamidah Setiawan
Hamidah Setiawan
Wartawan sepak bola dan transfer yang telah meliput berbagai ajang turnamen sepak bola nasional dan internasional. Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran.