Rico Lewis Sebut Musim Sulit di Man City Sangat Dia Butuhkan
Bintang muda Manchester City Rico Lewis menganggap minimnya menit bermain pada musim lalu sebagai pelajaran berharga untuk masa depannya.
Rico Lewis saat menghadiri acara pelatihan sepak bola anak-anak di Manchester
Pelajaran Penting dari Bangku Cadangan
Manchester City sempat menolak tawaran besar dari Nottingham Forest untuk memboyong Rico Lewis pada musim panas lalu. Pihak manajemen bahkan langsung memberikan perpanjangan kontrak berdurasi lima tahun kepada sang pemain akademinya tersebut. Namun, Pep Guardiola justru memarkir sang bek dan hanya memberinya kesempatan tampil sebagai starter sebanyak empat kali di Liga Inggris.
Lewis memilih untuk tetap mengambil sisi positif dari situasi minim menit bermain tersebut. Gelandang bertahan sekaligus bek sayap ini menegaskan bahwa masa sulit itu merupakan proses yang ia perlukan. Lewis berkata, "Musim lalu mungkin terlihat mengecewakan, tetapi saya pikir itu adalah hal yang sangat saya butuhkan."
Reuni Hangat dengan Enzo Maresca
Pergantian kursi manajer Manchester City ke tangan Enzo Maresca membawa angin segar bagi masa depan Rico Lewis. Keduanya sudah saling mengenal dengan baik saat Maresca menjadi asisten Pep Guardiola pada musim perebutan treble. Saat itu, Maresca sering memberikan latihan tambahan khusus bagi Lewis untuk beradaptasi dengan tim utama.
Lewis dijadwalkan akan segera bergabung dalam latihan pramusim klub pada pekan depan sebelum terbang ke Asia. Sang pemain menyatakan kesiapannya untuk berjuang memperebutkan tempat utama di bawah asuhan manajer baru asal Italia tersebut. Ia mengaku sangat antusias untuk kembali merumput dan mengincar menit bermain sebanyak mungkin.
Aksi Sosial di Kota Manchester
Di luar kesibukan lapangan hijau, Rico Lewis aktif menjalankan berbagai aksi sosial di kota kelahirannya selama masa liburan. Baru-baru ini ia mendirikan kamp sepak bola anak-anak bertajuk Rico Lewis Youth Football Camp bersama saudara perempuannya, Sacha Lewis. Acara tersebut dihadiri oleh hampir 200 anak-anak lokal yang ingin belajar bermain sepak bola.
Lewis juga sempat menggalang dana amal untuk membantu mengatasi masalah tunawisma di Manchester bersama rekan setimnya. Ia mengaku landasan iman menjadi motivator utamanya untuk terus membantu masyarakat miskin dan orang sakit. Kegiatan sosial ini rencananya akan terus ia lakukan di sepanjang sisa karir profesionalnya.
Bagaimana kelanjutan nasib Rico Lewis di bawah asuhan manajer baru Enzo Maresca pada musim depan? Apakah sang pemain mampu mengamankan posisi utama atau justru harus mencari kesempatan bermain di klub lain?